Pages

Tampilkan postingan dengan label KELAS XI RPL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KELAS XI RPL. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2016

TYPE TYPE DATA DAN OPERASINYA (KELAS XI RPL - SMKN 1 BLEGA)

A. PENGERTIAN TIPE DATA
Tipe data adalah jenis data yang mempunyai batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Tipe data pada umumnya termasuk tipe data primitif, yaitu interger, floating point number dan character (string). Kumpulan dari tipe data primitif yang sejenis juga dapat disatukan dalam sebuah blok yang disebut array.
Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti tipe datanya. Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer). Salah satu tugas penting seorang programmer adalah memilih tipe data yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi.
 B. JENIS-JENIS TIPE DATA
Didalam bahasa pemograman sebenarnya terdapat banyak jenis-jenis tipe data, namun tipe data yang tersedia tergantung dari jenis bahasa pemrograman yang dipakai. Secara umum tipe data di seluruh bahasa pemrograman terbagi menjadi:
1)      Numeric/Number
Adalah Tipe data yang digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk bilangan atau angka baik angka atau bilangan tersebut merupakan bilangan bulat ataupun bilangan real.
Tipe data Numeric/Number terbagi menjadi 2 bagian antara lain :
  • Tipe Bilangan Bulat
Adalah tipe bilangan yang hanya dapat menampung data bernilai positif, negatif dan nol ( 0 ). Didalam tipe bilangan bulat sendiri sebenarnya masih dapat terbagi lagi menjadi beberapa golongan berdasarkan rentang datanya. Misalnya, jika yang digunakan adalaha bahasa pemrograman java maka tipe bilangan bulat dibagi menjadi sebagai berikut :
Tipe Data Ukuran (bit) Range
Byte 8 -128 s.d. 127
Short 16 -32768 s.d. 32767
Int 32 -2147483648 s.d. 2147483647
Long 64 -9223372036854775808  s.d. 9223372036854775807
  • Tipe Bilangan Pecahan
Adalah tipe bilangan yang hanya dapat menampung data bernilai positif, negatif, nol, yang bernilai pecahan. Didalam tipe bilangan pecahan sendiri sebenarnya masih dapat terbagi lagi menjadi beberapa golongan berdasarkan rentang datanya. Misalnya, jika yang digunakan adalaha bahasa pemrograman java maka tipe bilangan bulat dibagi menjadi sebagai berikut :
Tipe Ukuran
Range
Presisi (jumlah digit)
bytes bit
float 4 32 +/- 3.4 x 1038 6-7
double 8 64 +/- 1.8 x 10308 15
1)      String/Karakter
Adalah Tipe data yang digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk karakter (angka, huruf, karakter khusus atau simbol).
2)      Boolean
Adalah tipe data yang digunakan untuk menampung nilai logika, yaitu nilai yang hanya memiliki dua buah kemungkinan (benar atau salah).
3)      Tipe – Data Lain
Sebenarnya selain dari ketiga tipe diatas,dalam bahasa pemrograman masih ada tipe data lain yang tidak mungkin dapat disebutkan dan jelaskan satu persatu. Contoh dari tipe data selain Numerik,String dan Boolean adalah sebagai berikut :
  • Array
Yaitu tipe data sejenis yang dapat menampung data secara bertumpuk,jadi satu tipe data tetapi datanya bisa lebih dari satu.
  •  Date
Yaitu tipe data yang hanya dapat menampung data dalam format tanggal saja
  • Time
Yaitu tipe data yang hanya dapat menampung data dalam format waktu saja
  • Char
Sebenarnya tipe data char hampir sama dengan tipe data String,akan tetapi kalau tipe data string panjangnya tidak tetap sedangkan tipe data char panjangnya selalu tetap sesuai dengan inisialisasi awal pemesanan tipe data.
  • Dll.

C. OPERASI TIPE DATA
Selain tipe data berfungsi sebagai tempat untuk menampung data, tipe data juga dapat melakukan perhitungan aritmatika (tipe data numerik), operasi penggabungan (tipe data sting),dll.
1. Operasi tipe data numerik
  • Operasi aritmatika
Di dalam operasi ini nilai dari suatu tipe data bisa digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatik (penambahan(+), pengurangan (-), perkalian (x), pembagian (/),dll).
Contoh :
Private int kuis,uts,uas,na;
Na=(kuis+uts+uas)/3
  • Operasi operator relational
Operasi operator relational sebenarnya harus dikombinasikan dengan operasi aritmatika dan operasi fungsi logika. Berikut simbol dari operator relational:
–          Sama dengan (=)
–          Tidak sama dengan (!=)
–          Lebih kecil dari (<)
–          Lebih besar dari (>)
–          Lebih kecil dari atau sama dengan (<=)
–          Lebih besar dari atau sama dengan (>=)
Contoh :
Private string keterangan;
Private int nilai_akhir=61;
If (nilai_akhir>=61){
Keterangan=”lulus”;
}

2. Operasi tipe data String
Di dalam operasi ini nilai dari suatu tipe data bisa digunakan untuk melakukan pemenggalan, perhitungan panjang string penggabungan dll.
  • Operasi Pemenggalan
Operasi yang digunakan untuk mengambil suatu karakter dalam nilai data string.
Contoh :
Substring(“sulis wijayanti”,9,4);
Maka hasil diatas adalah “jaya”
  •  Operasi Perhitungan Panjang String
Operasi yang digunakan untuk mengetahui panjang karakter dalam nilai data string.
Contoh :
Length(“sulistiana”);
Maka hasil diatas adalah 10
  •  Operasi Penggabungan
Operasi yang digunakan untuk menggabungan nilai data string.
Contoh :
Concat(“laili”,”suryani”);
Maka hasil diatas adalah lailisuryani
  •  Operasi Pencarian Posisi
Operasi yang digunakan untuk mengetahui posisi karakter dalam nilai string
Contoh :
Index(“intan sari wijayanti”,”sari”);
Maka hasil diatas adalah 7
  •  Dan masih banyak lagi, misalnya UPPER untuk menjadikan huruf kapital,LOWER untuk menjadikan huruf kecil,L TRIM dan R TRIM untuk menghilangkan spasi pada nilai string dll.

3. Operasi tipe data boolean
Pada tipe data boolean hanya dapat melakukan operasi logika dan fungsi logika tersebut dapat dikombinasikan dengan fungsi logical(and,or,not,dll) serta dapat dikombinasikan dengan operator relational.
Contoh :
Private int na=61;
Private string predikat;
If ( (na>=61) and (na<=70){
Predikat=”C”;
}else If ( (na>=71) and (na<=80){
Predikat=”B”;
}

Sabtu, 13 Agustus 2016

KONSEP DASAR DAN TEKNOLOGI WEB (MATERI KELAS XI RPL - SMKN 1 BLEGA)


World Wide Web secara luas lebih dikenal dengan istilah Web. Web pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992. Hal ini sebagai hasil usaha pengembangan yang dilakukan CERN di Swiss. Internet dan web adalah dua hal yang berbeda. Internet lebih merupakan perangkat keras, sedangkan web adalah perangkat lunak. Selain itu, protokol yang dipakai oleh keduanya juga berbeda. Internet menggunakan TCP/IP sebagai protokol operasionalnya, sedangkan web menggunakan HTTP (Hyper Text Transfer Protocol). Web disusun dari halaman-halaman yang menggunakan teknologi web dan saling berkaitan satu sama lain. Suatu standar teknologi web saat ini sudah tersusun, meskipun penerapannya belum didukung oleh seluruh pengembang web. Standar ini disusun oleh suatu badan yaitu World Wide Web Consortium (W3C). Standar ini dibutuhkan karena semakin banyaknya variasi dalam teknologi web sehingga terkadang satu sama lain tidak kompatibel.
Arti lain : Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman  (hyperlink).
Standar Teknologi Web
Secara umum teknologi disain web terbagi menjadi beberapa layer (lapisan), yaitu structural layer, presentation layer dan behavioral layer.
·         1 Structural layer
Layer ini berhubungan dengan struktur dokumen dokumen web.Bagaimana sebuah dokumen tersusun, format apa yang dipakai, tanda atau mark up apa yang digunakan merupakan bagian dari layer ini. Standar teknologi yang direkomendasikan saat ini adalah Extensible Hypertext Markup Language (XHTML) dan Extensible Markup Language (XML). XHTML adalah HTML versi terakhir (4.01) yang ditulis ulang dengan dengan aturan-aturan yang lebih ketat mengacu pada XML. Sedangkan XML adalah sekumpulan aturan untuk menyusun bahasa markup.
·         2 Presentation layer
Layer ini berhubungan dengan bagaimana mengatur tampilan dokumen pada layar, suara yang keluar, atau bagaimana format pencetakan dokumen. Pada teknologi web lama bagian ini menyatu dengan structural layer. Tapi pada standar baru, layer ini disarankan untuk dipisah. Yang termasuk teknologi ini adalah Cascading Style Sheets (CSS).
    
·         3 Behavioral layer
Layer ini berhubungan dengan masalah penggunaan bahasa skrip dan pemrogramannya untuk tujuan meningkatkan sisi interaktif dan dinamis halaman web. Yang termasuk dalam layer ini adalah Document Object Model (DOM) dan JavaScript. DOM memungkinkan suatu dokumen atau skrip untuk mengakses atau meng-update isi, struktur, dan style dari dokumen. JavaScript merupakan teknologi yang cukup lama dan tetap digunakan untuk menambah dokumen menjadi lebih interaktif.
Apliksi Web
Pada awalnya aplikasi web dibangun hanya dengan menggunakan bahasa yang disebut HTML (HyperText Markup Languange) dan protokol yang digunakan dinamakan HTTP (HyperText Transfer Protocol). Pada peerkembangan berikutnya, sejumlah script dan objek yang dikembangkan untuk memperluas kemampuan HTML. Pada saat ini, banyak script seperti itu; antara lain PHP dan ASP, sedangkan contoh yang berupa objek antara lain adalah applet (Java). (Abdul Kadir,2005) Aplikasi web sendir dapat dibagi menjadi web statis dan web dinamis. Web statis dibentuk dengan mengguankan HTML saja. Kekurangan aplikasi ini terletak pada keharusan untuk mememlihara program secara terus-menerus untuk mengikuti setiap perubahan yang terjadi. Kelamahan ini dapat diatasi dengan model aplikasi web dinamis. Web dinamis adalah web yang menampilkan informasi yang bersifat dinamis (berubahubah) dan dapat saling berinteraksi dengan user. Biasanya untuk web statis yang ditonjolkan adalah sisi tampilan yang banyak mengandung grafis sehingga untuk merancang web statis tidak diperlukan kemampuan pemrograman yang handal. Dengan memperluas kemampuan HTML, yakni dengan menggunakan perangkat lunak tambahan. Perubahan informasi dalam halaman-halaman web dapat ditangani melalui perubahan data, bukan melalui perubahan program. Sebagai implementasinya, aplikasi web dapat dikoneksikan ke basis data. Dengan demikian perubahan informasi dapat dilakukan oleh operator atau yang bertanggung jawab terhadap kemutakhiran data, dan tidak menjadi tanggung jawab pemrogram atau webmaster. Konsep yang mendasari aplikasi web sebenarnya sederhana. Operasi yang melatarbelakanginya melibatkan pertukaran informasi antara komputer yang meminta informasi, yang disebut klien, dan komputer yang memasok informasi (disebut server). Lebih detailnya, server yang melayani permintaan dari klien sesungguhnya berupa suatu perangkat lunak yang dinamakan web server. Secara internal, web server inilah yang berkomunikasi dengan perangkat lunak lain yang disebut middleware dan middleware inilah yang berhubungan dengan basis data (database). Model seperti inilah yang

mendukung web dinamis. Dengan menggunakan pendekatan web dinamis, dimungkinkan untuk membentuk aplikasi berbasis web yang berinteraksi dengan database. Sebagai contoh, system informasi karyawan berbasis web yang memungkinkan seorang karyawan melihat informasi tentang kehadiran dalam satu bulan.

Dasar-Dasar Pembuatan Web Statis (MATERI KELAS XI RPL - SMKN 1 BLEGA)

1.   Konsep Dasar Web

HTML adalah singkatan dari Hyper Text Markup Language.
File HTML dapat dibuat menggunakan notepad, Adobe Dreamwaver, Frontpage disimpan dengan ekstensi .htm atau .html

2.   Bentuk Umum HTML
<HTML>
<TITLE>Contoh Homepage</TITLE>
<BODY>Hallo apa kabar?<BR>
Mudah-mudahan kabarnya Baik.
</BODY>
</HTML>
Keterangan :
·         <HTML>Pembuka/Awal setiap membuat suatu dokumen HTML.
·         </HTML>Penutup/Akhir dari suatu dokumen HTML.
·         <TITLE>Tag Pembuka untuk Judul Halaman/dokumen HTML.
·         </TITLE>Tag Penutup untuk Judul Halaman/dokumen HTML.
·         <BODY>Tag Awal dari Apa yang akan diketikan/diisi pada Dokumen HTML.
·         </BODY>Tag Penutup dari isi dokumen HTML.
·         <BR> Tag untuk memisahkan satu baris menjadi dua baris

Tag HTML tidak casesensitive artinya huruf besar dan huruf kecil dibaca sama

3.   Head
<html>
<head>
<title> Mari Belajar HTML </title>
</head>
<body>
<b>Ini adalah</b> halaman <i>pertama</i> saya.
</body>
</html>
Hasilnya :

Anak panah menunjukkan title bar




Format, Text, Font Heading

1.   Pemformatan Teks
Untuk memformat teks seperti bold, italic, subscript atau superscript pada halaman html, tag-tag berikut digunakan:
<b>….</b>
Teks yang berada diantara tag disebelah akan diboldkan
<blink>....</blink>
Menjadikan kata-kata yang berada diantara tag itu berkelip-kelip. Perhatian!, jika anda mengelipkan keseluruhan teks, maka teks itu akan susah dibaca!. Disamping itu, tag blink ini didukung oleh Netscape Navigator saja.
<i>....</i>
Teks ini akan dimiringkan.
<sub>....</sub>
Teks di dalam tag ini akan disubscriptkan.
<sup>....</sup>
Teks di dalam tag ini akan disuperscriptkan.
<u>....</u>
Teks ini akan digarisbawahkan.
<cite>....</cite>
<code>....</code>
<em>....</em>
<kbd>....</kbd>
<samp>....</samp>
<strong>....</strong>
<var>....</var>
<big>....</big>
<small>....</small>
<tt>....</tt>
Kesemua tag-tag ini mempunyai fungsi pemformatan yang tersendiri. Anda dapat mencoba tag-tag tersebut untuk membedakan fungĂ­s masing-masing tag.




2.   Huruf tebal <b> dan miring <i>
<html>
<head></head>
<body>
<b>Ini adalah</b> halaman <i>pertama</i> saya.
</body>
</html>

Akan keluar hasil seperti berikut:
Ini adalah halaman pertama saya

3.   Font Teks
Digunakan untuk menentukan jenis huruf yang akan ditampilkan pada halaman web
<font face="Arial, Times New Roman, Lucida Sans">
kata-kata ini telah ditentukan font nya</font>

4.   Warna Teks
Digunakan untuk mewarnai huruf
<font color="#FF0000">baris ini berwarna merah</font>
Color
Hexadecimal
Color
Hexadecimal
Black
#000000
Blue
#0000FF
Olive
#808000
Lime
#00FF00
White
#FFFFFF
Fuchsia
#FF00FF
Green
#008000
Maroon
#800000
Red
#FF0000
Gray
#808080
Teal
#008080
Purple
#800080
Yellow
#FFFF00
Silver
#COCOCO
Navy
#000080
Aqua
#00FFFF

Bagian-bagian yang dapat diwarnai adalah:
·         Latar belakang Homepage
·         Teks
·         Link
·         Link yang telah digunakan
·         Latar belakang table
·         Border table
·         Font

5.    Tag-tag yang berkaitan
Tag
<body>
Fungsi
bgcolor - untuk mewarnai background halaman anda
text - untuk mewarnai semua teks. Perlu diingat bahwa teks yang berada di area tag <font> dan pengaktifan fungsi color tidak dipengaruhi oleh fungsi ini.
link - untuk menjadikan warna link lain dari yang telah ditetapkan oleh browser.
vlink - untuk menjadikan warna link yang telah digunakan berbeda dari yang telah ditetapkan oleh browser.
Contoh
<body text="#000000" bgcolor="#FFFFFF" link="#0000FF" vlink="#800080">

Tag
<font>
Fungsi
color - untuk mewarnai semua huruf yang berada dalam area tag <font>
Contoh
<font color="#000000">

Tag
<table>
Fungsi
bgcolor - warna latar belakang table
bordercolor - warna untuk border.
Contoh
<table bgcolor="#800080" bordercolor="#FFFFFF">